Recoleta Cemetery salah satu pemakaman paling indah didunia
Setelah kemarin hari natal semua toko pada tutup dan jalan jalan sepi , hari berikutnya setelah natal saya ingin jalan jalan dekat penginapan. Kebetualan ada salah satu spot terkenal tidak jauh dari hotel tempat saya menginap yaitu La Recoleta Cemetery sebuah komplek pemakaman yang katanya termasuk daftar paling indah di dunia.
Recoleta Cemetery buka setiap hari, jam 8 pagi sampai jam 6 sore. Ada tur gratis dalam bahasa Inggris berlangsung pukul 11:00 pada hari Selasa dan Kamis. oiya bila anda menginap tidak di daerah recoleta terdapat Stasiun terdekat yaitu stasiun Retiro dan Callao.
Sejarah Recoleta Cemetery
| Salah satu sudut Pemakaman Recoleta, Seperti Labirin |
Sejarah Recoleta Cemetery
Komplek pemakaman ini awalnya di bangun pada abad ke 18 di sekitar komplek sebuah gereja untuk para biarawan biarawati kemudian pada tahun 1822 di rubah menjadi pemakaman umum dan diresmikan pada tanggal 17 November 1822 dengan nama Cementerio del Norte atau pemakaman utara. Lay Out pemakaman ini di rancang oleh Prancis Próspero Catelin seorang insiyur sipil yang juga merancang Fecade gereja Metropolita Katedral Buenos Aires. Pada tahun 1881 pemakaman ini terakir di renovasi dan sekarang bernama Recoleta Cemetery.
Fakta Recoleta Cemetery
Makam ini seperti labirin dengan
luasnya mencapai 5,5 hektar , Terdapat lebih dari 6.400 makam megah yang
menyerupai kapel gotik, patung, sarkofagus,
peti mati dan kripton.
Dan banyak tokoh tokoh terkenal
dimakamkan disini mulai dari presiden,
cendikiawan, jenderal, penerima nobel perdamaian ,
mungkin yang paling terkenal bagi orang di luar Argentina adalah makam Evita
Peron mantan ibu negara Argentina yang sangat fenomenal kisahnya.
Kisah-Kisah terkenal tentang Recoleta Cemetery
1. Evita peron
Eva María Duarte de Perón (7 May 1919 – 26 July 1952) adalah istri dari Presiden Argentina Juan Perón (1895–1974) dan menjadi ibu negara dari tahun
1946-1952. Dia meninggal karena kanker. Evita peron sangat fenomenal dia terus di kenang sampai sekarang. Makanya makamnya paling banyak di kunjungi oleh orang orang dari berbagai tempat di Argentina dan para wisatawan dari berbagai dunia.
Makam Evita Peron
Rufina (1883 – 1902) adalah anak
ada dari sorang tokoh politik dan penulis argentina Eugenio Cambaceres. Dia meninggal pada usia 19 tahun. menurut cerita yang berkembang dia di
masukan peti mati sebenarmya masih dalam keadaan hidup, kemungkinan dokter salah
diagnosa. Waktu itu tahun 1902 ketika sore hari Rufina akan pergi meliat
teater di pusat kota Buenos aires, tiba tiba dia pingsan keluarganya memanggil dokter
dan doter bilang bahwa dia sudah meninggal.
Kemudian Jenasah Rufina disemayamkan di Recoleta Cemetery. Pada malam harinya seorang penjaga makam melihat peti mati Rufina terlihat bergerak dan di laporkan oleh keluarganya. Keosokan harinya keluarga Rufina datang melihat peti mati Rufina dan membukanya. Mereka terkejut karena muka , tangan Rufina penuh luka dan langit langit atap peti mati lecet , rusak seperti upaya orang mau keluar dari peti mati. Keluarga Rufina sangat kaget melihat itu dan mereka berfikir kemungkinan ketika Rufina di masukan peti mati sebenarya masih dalam keadaan hidup. justru dia meningal karena berada di dalam peti mati tersebut , kehabisan udara.
Kemudian Jenasah Rufina disemayamkan di Recoleta Cemetery. Pada malam harinya seorang penjaga makam melihat peti mati Rufina terlihat bergerak dan di laporkan oleh keluarganya. Keosokan harinya keluarga Rufina datang melihat peti mati Rufina dan membukanya. Mereka terkejut karena muka , tangan Rufina penuh luka dan langit langit atap peti mati lecet , rusak seperti upaya orang mau keluar dari peti mati. Keluarga Rufina sangat kaget melihat itu dan mereka berfikir kemungkinan ketika Rufina di masukan peti mati sebenarya masih dalam keadaan hidup. justru dia meningal karena berada di dalam peti mati tersebut , kehabisan udara.
2. Liliana
Crociati de Szaszak
Liliana (1944 – 1970) meninggal
dunia pada usia 34 tahun ketika sedang berbulan madu di Innsbruck, Austria Saat
itu tiba tiba salju longsor dan menimpa hotel tempat mereka menginap. Tubuh
Liliana di temukan sedang berada di bawah badcover diatas tempat tidur. Ketika di bawa ke rumah sakit pada tanggal 26 Febuari 1970 Liliana meninggal dunia. Jenasahnya dibawa ke Argentina dan dimakamkan di Recoleta.
Komentar
Posting Komentar