Hari Natal di Buenos Aires Argentina
Sebelumnya saya berfikir , tepat di hari Natal tanggal 25 Desember kota Buenos Aires akan ramai seperti di beberapa kota di Asia atau Amerika . Ternyata tidak, seperti Kota Aukland, New Zeland atau beberapa kota di Australia yang pernah saya kunjungi kota Boenos Aires sangat sepi dan itu sudah mulai terasa sepi sejak setelah jam makan siang sehari sebelum hari Natal yaitu tanggal 24 Desember.
Saya coba jalan jalan di sekitar daerah Recoleta ( kebetulan kami menginap di daerah ini) ternyata pada tgl 25 Desember semua toko dan restoran tutup. Saya cek saya masih punya tiket hop on/off bus dan kebetulan hari itu beroperasi walaupun agak siang dari jam biasanya.
Saya memutuskan untuk pergi kegereja Katedral yang merupakan sebagai salah satu landmark terkenal di Argentina yang wajib di kunjungi, lalu saya pergi ke gereja katedral dengan menggunakan bis hop on/off dari Recoleta dan turun di area Plaza Mayo . Dari tempat saya turun bis sampai ke gereja katedral mungkin jaraknya sekitar 200m. Jala-jalan tampak sepi toko toko juga tutup. Ketika saya masuk kedalam gereja suasana lebih ramai banyak pengunjung datang bukan karena akan mengikuti misa tetapi hanya melihat lihat saja. kebetulan waktu saya kesana misa belum mulai jadwalnya agak sore. Saya kaget tidak ada dekorasi Natal di dalam gereja pohon natal juga tidak ada. Tetapi interior gereja sangat cantik.
Menurut beberapa sumber yang saya baca, gereja ini pertama kali dibangun pada tahun 1593 dan mengalami beberapa kali pembangunan karena berbagai macam faktor seperti banjir , matrial yang rusak , kebakaran dan lain lain. Kemudian pada tahun 1752 pembangunan besar besaran dibawah pengawasan arsitek Italia Antonio Masella dan selesai pada tahun 1852.
Pada Tahun 1822 arsitek Próspero
Catelin dan Pedro Benoit merancang façade , 12 kolom ( "mausoleum of San Martín and the Unknown Soldier" melambangkan dua belas rasul Yesus. Dekorasi interior Katedral
yang mengesankan - dengan lima naves dan transept, yang diliputi oleh kubah
setinggi 41 meter - bergaya neo-romantik dan neo-Baroque. Lantainya ditutupi
oleh mosaik-mosaik Venesia dan menggambarkan berbagai simbol keagamaan, "mburucuyá" dalam bahasa aslinya Guaraní, yang
melambangkan Passion of Christ.
| Nave Gereja Katedral Buenos Aires |
Dimulai Nave ke kanan , pada kapel ke tiga anda akan menjumpai "mausoleum of San Martín and the Unknown Soldier" . Panteon marmer ini merupakan karya pematung
Prancis Louis-Robert Carrier-Belleuse. Di sekitar "sarcophagus" atau peti mati dari batu terdapat tiga wanita melambangkan Argentina, chili dan Peru.
| "mausoleum of San Martín and the Unknown Soldier" |
Lalu di lanjutkan berjalan sepanjng sisi kanan Nave, anda akan melihat the altar of Saint Martin of Tours, santo pelindung kota Buenos
Aires dan gambar the Virgin of Buen Ayre .
Setelah melihat lihat kurang lebih satu jam saya berada di dalam gereja katedral. Sebelum meinggalkan gereja saya jalan di bagian nave sebelah kiri terdapat image of the Christ of Footballers.Sumbangan dari 2 mantan pemain sepak bola Argentina Héctor Scotta dan Daniel
Bertoni pada tahun 1979.
| Altar Utama |
Komentar
Posting Komentar